Mengenai ayat ini, turunnya disaat-saat nabi muhammad dalam keadaan terkepung oleh pemuda-pemuda kafir quraisy yang dipimpin oleh abu jahal, namun didalam riwat disebutkan bahwa kaum-kaum kafir tersebut gagal melakukan perbuatan tersebut. "Jika bertemu Muhammad, aku akan membunuhnya. "Saat rasulullah berada didekatnya, orang orang memberitahu Abu Jahal. Akan tetapi, Abu Jahal tidak dapat melihat rasul,.(HR.ibnu jarir). Memang ayat ini memiliki manfaat yang sangat banyak, diantaran untuk menjaga rumah dan atau dirikita sendiri dari perbuatan orang-orang yang berniat jahat, ayat ini sangat bagus diamalkan dan dijadikan zikir karena tidak hannya mendapat karoma tetapi juga mendapat perlindungan langsung dari Allah SWT. Ayat tersebut yaitu: “waja’alnaa min bayni aydiihim saddaw wamin khalfihim saddan fa-aghsyoynaahum fahum laa yubshiruun” (surat yasin ayat 9). Yang artinya: (Dan Kami jadikan di hadapannya ada tabir/penghalang, dan di belakang mereka juga ada tabir, maka Kami tutu...
Hidup di dunia ini gudangnya permasalahan, setiap manusia yang ada dan hidup di dunia ini tidak perna lepas dari maslalah. Masalah datang silih berganti dan harus di jalani yang meskipun pilihan jalan tersebut tergantung dari manusianya, namun pada dasarnya masalah yang datang itu bisa menjadi rahmat bila yang menjalaninya berpegang teguh dengan agama, jika kita berpikir positif dibalik masalah pasti ada hal yang dapat di pelajari dan diambil hikmanya.
Tuhan tidak akan memberikan cobaan diatas kemampuan hambanya, kalimat tersebut mengandung makna yang tersirat cukup dalam, dan secara tidak langsung menyebutkan/menggambarkan bahwa setiap masalah yang tuhan berikan memiliki jalan dan cara untuk menyelesaikannya. Berdoa dan berihtiar kepada Allah adalah jalan yang sangat dianjurkan, seperti di dalam Al-Quraan disebutkan mengenai Nabi Yunus ‘alaihis salam ketika menghadapi permasalahan yang sangat sulit.
Dzun Nuun adalah sebutan untuk Nabi Yunus ‘alaihis salam yang pernah ditelan oleh ikan yang sanat besar. Doa Nabi Yunus ‘alaihis salam adalah doa yang sangat mustajab, karena di dalam doa tersebut mengandung pengakuan pada Allah SWT. dan pengakuan terhadap setiap dosa, kesalahan dan kezholiman yang diperbuat diri sendiri.
Mengenai do’a Nabi Yunus ‘alaihis salam ini terdapat di dalam Al-Quran, yaitu:
“Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: “Bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Engkau. Maha suci Engkau, sesungguhnya aku adalah Termasuk orang-orang yang zalim.” Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari pada kedukaan dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman.” (QS. Al Anbiya’: 87-88).
Dao ini sangat mustajab sebagaimana di dalam hadis disebutkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu: “Doa Dzun Nuun (Nabi Yunus) ketika ia berdoa dalam perut ikan paus: LAA ILAAHA ILLAA ANTA SUBHAANAKA INNII KUNTU MINAZH ZHAALIMIIN (Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk diantara orang-orang yang berbuat aniaya). Sesungguhnya tidaklah seorang muslim berdoa dengannya dalam suatu masalah melainkan Allah kabulkan baginya.” (HR. Tirmidzi no. 3505. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).
Do’a Dzun Nuun ini mengandung tiga keistimewaan:
Pengakuan tauhid.
Pengakuan akan kekurangan diri (kesadaran).
Berisi permohonan ampun (istighfar) pada Allah SWT.
Setiap manusia diwajibkan untuk berusaha, namun di sitiap usaha harusla diiringi doa. Doa Dzun Nuun ini sangatlah bermanfaat dan mustajab, karena doa ini tidak hanya dikhususkan untuk nabi Yunus ‘alaihis salam saja, tetapi kita sebagai hamba Allah yang lemah ini alangka baiknya doa ini menjadi zikir yang tidak terlepaskan dimanapun kita berada. aaminn..
Semoga sholawat dan salam senantiasa tercurah atas Nabi Muhammad SAW. keluarga dan para sahabatnya.

Komentar