Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sejarah Bengkulu Abad ke-19

Update Terkini Tentang Perang Iran vs Israel

Berikut update terkini (Maret 2026) tentang perang Iran vs Israel: 🔥 1. Eskalasi makin tinggi (sudah masuk minggu ke-3) Perang dimulai sejak 28 Februari 2026 lewat serangan gabungan AS–Israel ke Iran. � Wikipedia Kini konflik sudah meluas ke beberapa negara: Lebanon, Irak, negara Teluk. � Reuters Total korban sudah lebih dari 2.000 orang di berbagai wilayah. � Reuters 🎯 2. Israel menargetkan elite penting Iran Dalam 24–48 jam terakhir: Menteri intelijen Iran terbunuh dalam serangan Israel � The Guardian Kepala keamanan nasional Iran juga tewas � The Guardian Komandan milisi Basij ikut dilaporkan tewas � The Guardian 👉 Ini menunjukkan strategi Israel: melemahkan kepemimpinan dan struktur militer Iran secara langsung. 🚀 3. Iran membalas dengan rudal & drone Iran terus meluncurkan serangan rudal ke kota-kota Israel � Wikipedia Serangan terbaru bahkan diduga memakai cluster munition (kontroversial) � The Times of India Ada korban sipil, termasuk serangan di wilayah Tel Aviv (Ramat ...

Sistem Sosial Masyarakat Bengkulu Abad XIX

Secara genealogis, masyarakat Bengkulu menelusuri garis keturunannya melalui sistem kekerabatan yang bercorak patrialineal, yaitu sistem kekerabatan yang menghitung garis keturunan melalui pihak ayah. Sistem patrialineal ini tampak jelas pada bentuk perkawinan jujur, yaitu perkawinan diluar petulai (clan) atau perkawinan eksogami. Selain bentuk perkawinan jujur juga dikenal bentuk perkawinan semendo. Bentuk perkawinan ini dipengaruhi oleh adat Minangkabau yang memepunyai ciri khas sistem kekerabatan yang bercorak matrilineal. Perkembangan selanjutnya bentuk perkawinan semendo ada dua macam, yaitu semendo ambil anak dan semendo rajo-rajo. Bentuk perkawinan semendo ambil anak itu sendiri dibedakan menjadi dua, yaitu ambil anak tidak beradat dan ambil anak beradat. Dalam sistem perkawinan semendo ambil anak, suami biasanya mengikuti istri, dalam arti suami betempat tinggal di dusun istri. Sedangkan yang membedakan istilah adat dan tidak beradat itu terletak pada uang pelapik (mas kaw...