Bacalah dengan nama Tuhanmu ( Allah ) yang telah menciptakan” (Al ‘Alaq:1). Kata "Allah" merupakan nama untuk Rabb. Dikatakan bahwa Allah adalah al-ismul-a'zham (nama yang paling agung), karena nama itu menyandang segala macam sifat, sebagaimana firman Allah yang artinya, "Dialah Allah yang tiada ilah (yang berhak diibadahi) selain Dia, yang mengetahui yang gaib dan nyata. Dialah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang." (Al-Hasyr: 22).
Syekh al-Minawi dalam kitab syarh al-kabir ‘ala jami’ ash-Shaghir berkata, “Diriwayatkan bahwa ketika ayat ‘Bismillaahir rahmaanir-rahiim' yang mulia itu diturunkan, gunung-gunung bergetar karena keagungannya. Malaikat Zabaniah kemudian berkata, ‘siapa yang membacanya maka ia tidak akan masuk neraka".
Rasulullah saw. bersabda: "Setiap perbuatan yang penting yang tidak dimulai dengan ‘Bismillaahir rahmaanir-rahiim' maka perbuatan tersebut cacat". Ayat ‘Bismillaahir rahmaanir-rahiim' atau "bismillah" jika disingkat, juga dikenal dengan frasa "tasmiyah." Asal kata ini diperoleh dengan metode naht (abreviasi atau pembuatan akronim) yang dibuat dari ungkapan bismillah; sebagaimana yang ada pada derivasi-derivasi "haya'alah, hamdalah dan hasbalah dibuat dengan cara seperti ini, yaitu peletakan sebagian huruf berdampingan menjadi satu frase dan digunakan dalam bentuk ism fā'il (kata yang bermakna subyek).
Bismillaahir rahmaanir-rahiim terdiri dari 19 huruf, jumlah tersebut sama dengan jumlah malaikat yang bertugas menjaga neraka. Siapa yang banyak mewiridkannya, Allah akan memberikan rezeki berupah kewibawaan di hadapan penghuni langit dan bumi. Kalau kita mengkajih lebih dalam lagi ayat 'Bismillaahir rahmaanir-rahiim' maka takkan bisa kita simpulkan manfaatnya hanya dengan satu atau dua manfaat saja, karena ayat ini bermanfaat yang sangat banyak dan memiliki kekuatan yang sangat besar dengan izin Allah.
Ayat Bismillaahir rahmaanir-rahiim adalah salah suatu ayat yang agung dan sangat bermanfaat untuk kehidupan kita, banyak pendapat yang mengatakan dengan membaca 'Bismillaahir rahmaanir-rahiim' dengan jumlah tertentu akan memberikan manfaat tertentu juga. Akan tetapi menurut sudut pandang penulis membaca 'Bismillaahir rahmaanir-rahiim' tidak harus dengan jumlah tertentu akan tetapi dengan ketulusan hati, kebersihan jiwa, kepasrahan kepada Allah akan segalah sesuatu, maka hanya dengan satu ayat kita bisa mendapatkan banyak manfaat dengan izin Allah.
Semoga sholawat dan salam senantiasa tercurah atas Nabi Muhammad SAW keluarga dan para sahabatnya.

Komentar