Mengenai ayat ini, turunnya disaat-saat nabi muhammad dalam keadaan terkepung oleh pemuda-pemuda kafir quraisy yang dipimpin oleh abu jahal, namun didalam riwat disebutkan bahwa kaum-kaum kafir tersebut gagal melakukan perbuatan tersebut. "Jika bertemu Muhammad, aku akan membunuhnya. "Saat rasulullah berada didekatnya, orang orang memberitahu Abu Jahal. Akan tetapi, Abu Jahal tidak dapat melihat rasul,.(HR.ibnu jarir). Memang ayat ini memiliki manfaat yang sangat banyak, diantaran untuk menjaga rumah dan atau dirikita sendiri dari perbuatan orang-orang yang berniat jahat, ayat ini sangat bagus diamalkan dan dijadikan zikir karena tidak hannya mendapat karoma tetapi juga mendapat perlindungan langsung dari Allah SWT. Ayat tersebut yaitu: “waja’alnaa min bayni aydiihim saddaw wamin khalfihim saddan fa-aghsyoynaahum fahum laa yubshiruun” (surat yasin ayat 9). Yang artinya: (Dan Kami jadikan di hadapannya ada tabir/penghalang, dan di belakang mereka juga ada tabir, maka Kami tutu...
Dalam pandangan Islam, ada beberapa penjelasan dari para ulama tentang pertanyaan ini. Intinya berkaitan dengan takdir (qadar), usaha manusia, dan pilihan hidup.
1. Jika tidak menikah, berarti bukan jodohnya
Mayoritas ulama menjelaskan bahwa jodoh yang sebenarnya adalah orang yang akhirnya kita nikahi.
Jika ada seseorang yang sangat dekat dengan kita, bahkan hampir menikah, tetapi akhirnya tidak terjadi, maka itu berarti Allah tidak menakdirkannya sebagai pasangan kita.
Allah berfirman dalam Al-Qur'an:
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal ia buruk bagimu. Allah mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui.”
(QS. Al-Baqarah: 216)
Artinya, perasaan cocok atau merasa “dia jodohku” belum tentu benar menurut takdir Allah.
2. Ada yang disebut “calon jodoh”, tapi bukan jodoh akhir
Dalam kehidupan, seseorang bisa saja:
Sangat cocok
Hampir menikah
Sudah bertunangan
Bahkan sangat mencintai
Namun jika akhirnya tidak menikah, maka dalam pandangan takdir dia hanya bagian dari perjalanan hidup, bukan pasangan yang ditetapkan sampai pernikahan.
Sebagian ulama menyebut ini sebagai ujian hati atau proses menuju jodoh yang sebenarnya.
3. Jodoh berkaitan dengan takdir dan pilihan
Dalam Islam ada dua sisi:
1. Takdir Allah
Allah sudah mengetahui siapa pasangan kita.
2. Ikhtiar manusia
Manusia tetap memilih, berusaha, dan mengambil keputusan.
Karena itu:
Kita bisa mendekati seseorang
Bisa gagal
Bisa berubah keputusan
Semua itu tetap terjadi dalam ilmu dan takdir Allah.
4. Hikmah ketika tidak berjodoh
Sering kali orang yang tidak jadi menikah dengan kita justru memberi pelajaran:
Menguatkan kesabaran
Membentuk kedewasaan
Menjadi jalan menuju pasangan yang lebih baik
Menyelamatkan kita dari masalah yang tidak kita ketahui
Banyak orang baru menyadari hikmahnya setelah bertahun-tahun kemudian.
✅ Kesimpulannya:
Menurut pandangan Islam, jika seseorang tidak jadi menikah dengan kita, maka dia bukan jodoh kita yang ditakdirkan untuk pernikahan, meskipun pernah terasa sangat dekat atau cocok.
Jika Anda mau, saya juga bisa menjelaskan:
3 jenis jodoh menurut ulama dan ulama tasawuf
Tanda seseorang memang ditakdirkan menjadi pasangan hidup kita
Mengapa kadang kita dipertemukan dengan orang yang bukan jodoh (ini menarik dalam perspektif takdir).

Komentar