"Di manakah pertolongan Allah?"
Tak jarang pertanyaan itu muncul di benak umat tatkala beragam musibah
menghampiri. Sebut saja kesulitan hidup akibat impitan ekonomi, penindasan,
peperangan yang memakan korban hingga hilangnya rasa keadilan.
Keburukan bisa datang kapan dan di mana
saja. Tak hanya bagi diri sendiri, keburukan juga bisa menimpa keluarga atau
kerabat dekat.
Dalam menjalani hidup yang digariskan
Allah Swt mungkin ada getir yang kita rasakan. Seperti hidup yang kadang terasa
manis, maka kegetiran menjadi sebuah keniscayaan. Hal yang terbaik adalah
senantiasa ridha atas ketetapanNya, dan berbuat yang terbaik untuk mendapatkan
keridhaanNya. Bukan mengeluh, sebab hanya mereka yang tak beriman yang
senantiasa putus harapan.
Tak hanya keburukan kita juga ingin
dijauhkan dari berbagai musibah dan marabahaya. Oleh karena itu ada baiknya
kita memohon perlindungan Allah SWT dari berbagai keburukan yang bisa
merugikan.
Salah satu caranya ialah dengan berdoa,
memohon perlindungan kepadaNya. Berikut doa yang bisa kalian lafalkan untuk
memohon perlindungan Allah SWT:
Arab-Latin: Qāla rabbi innī a'ụżu bika an
as`alaka mā laisa lī bihī 'ilm, wa illā tagfir lī wa tar-ḥamnī akum
minal-khāsirīn.
Terjemah Arti: Nuh berkata: Ya Tuhanku,
sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari memohon kepada Engkau sesuatu
yang aku tiada mengetahui (hakekat)nya. Dan sekiranya Engkau tidak memberi
ampun kepadaku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan
termasuk orang-orang yang merugi".
Untuk itu, berjuanglah meraih pertolongan
Allah. Banyak hal yang bisa dilakukan. Di antaranya, memperbanyak istighfar.
Mohon ampun kepada Allah setulus hati bisa mengundang rahmat dan
pertolongan-Nya. Lakukanlah kewajiban shalat dan sabar. Allah menjadikan shalat
dan sabar sebagai penolong bagi umat. Menolong agama Allah. Pada dasarnya Allah
tidak butuh pertolongan manusia, tetapi menolong agama-Nya menunjukkan
ketakwaan dan keyakinan kita sehingga Allah SWT. akan menolong kita. Peduli dan
menolong sesama. Sebagaimana di dalam hadist disebutkan: “Allah senantiasa
menolong seorang hamba selama hamba itu menolong saudaranya." (HR Muslim
dan at-Turmudzi). Jika ingin meraih pertolongan Allah, maka gemarlah memberi
pertolongan kepada sesama.
Menolong sesama bisa dengan tenaga,
materi, atau pemikiran. Ketika kita menolong seseorang, maka Allah akan
memberikan pertolongan di mana pertolongan itu bisa jadi datang dari orang yang
pernah ditolong, bahkan datang dari orang yang tidak dikenal.
Kemudian, memelihara takwa. Terakhir,
pertolongan Allah dapat diperoleh dengan doa setiap doa akan dikabulkan, selagi
hamba itu menjawab setiap seruan atau perintah-Nya dan beriman kepada-Nya (QS
al-Baqarah [2]:186). Semoga kita mampu mengundang dan mendapatkan
pertolongan-Nya. Aaminn.

Komentar