Mengenai ayat ini, turunnya disaat-saat nabi muhammad dalam keadaan terkepung oleh pemuda-pemuda kafir quraisy yang dipimpin oleh abu jahal, namun didalam riwat disebutkan bahwa kaum-kaum kafir tersebut gagal melakukan perbuatan tersebut. "Jika bertemu Muhammad, aku akan membunuhnya. "Saat rasulullah berada didekatnya, orang orang memberitahu Abu Jahal. Akan tetapi, Abu Jahal tidak dapat melihat rasul,.(HR.ibnu jarir). Memang ayat ini memiliki manfaat yang sangat banyak, diantaran untuk menjaga rumah dan atau dirikita sendiri dari perbuatan orang-orang yang berniat jahat, ayat ini sangat bagus diamalkan dan dijadikan zikir karena tidak hannya mendapat karoma tetapi juga mendapat perlindungan langsung dari Allah SWT. Ayat tersebut yaitu: “waja’alnaa min bayni aydiihim saddaw wamin khalfihim saddan fa-aghsyoynaahum fahum laa yubshiruun” (surat yasin ayat 9). Yang artinya: (Dan Kami jadikan di hadapannya ada tabir/penghalang, dan di belakang mereka juga ada tabir, maka Kami tutu...
Dalam menjalani hidup, tentu tak selalu
berjalan dengan mulus, dan sesuai keinginan. banyak halangan dan rintangn yang
harus kita lalui, terkadang ada saja hal yang membuat kita merasakan sedih,
senang hingga galau.
Galau bisa membuat perasaan seseorang
menjadi tak tenang, resah, takut dan gelisah. Galau juga bisa membuat seseorang
berpikir negatif akan masa depan maupun segala sesuatu tentang dirinya sendiri
dan bisa jadi merugikan orang lain. Jika galau tidak diatasi dan diredakan
dengan baik, tentu ini akan sangat buruk buat kesehatan fisik pun psikis.
Perasaan sedih dan gelisah ini membuat diri kita terpuruk dan terkadang melakukan hal-hal berlebihan yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain. Semestinya jika kita mengalami kesedihan mendalam sebaiknya mendekatkan diri kepada pada Allah SWT. agar hati dan pikiran kita dapat di tenangkan dan terjauh dari godaan setan. Membaca doa termasuk ibadah untuk membuat diri kita lebih tenang dan damai. Selain membaca doa, ada ibadah lain yang dilakukan untuk mengurangi rasa sedih. Berwudhu, salat dan membaca Alquran dapat membuat hati kita lebih tenang dan berharap masalah yang dihadapi bisa terselesaikan.
Mengalami keterpurukan memang hal yang wajar, tidak ada manusia yang terlepas dari perasaan tersebut, tapi jangan sampai berlarut-larut. Jika hal itu terjadi, ujung-ujungnya kita semakin meratapi diri, tenggelam dalam kesedihan, semakin mengasiani diri sendiri, dan bahkan menurunkan kepercayaan diri. Untuk itu, kamu dianjurkan untuk melantunkan doa kepada Allah SWT. memohon perlindungan.
Setiap sore, Rasulullah Muhammad SAW membaca doa untuk menentramkan hati. Doa tersebut tercantum dalm hadis riwayat Abu Daud, Tirmidzi, Ibnu Majah, dan lainnya. Berikut doanya.
"Allahumma bika amsaina, wa bika nahya, wa bika namutu, wa ilaikan nusyur"
"Ya Allah, dengan-Mu aku bersore hari, dengan-Mu kami hidup, dengan-Mu kami mati. Hanya kepada-Mu (kami) kembali."
Masi banyak lagi doa yang dapat kita panjatkan jika dalam keadan tidak tenang dan atau galau diantaranya, yaitu: "Allahumma inni 'abduka ibnu abdika ibnu ammatika naashiyatii biyadika, maa dli fiyya khukmuka, 'adlun fiyya qodloouka, as aluka bikullisminn huwa laka, sammaita bihi nafsaka, au 'allamtahu akhadann min kholqika, au anzaltahu fii kitaabika, awista'tsarta bihi fii 'ilmilghoibi 'indaka, antaj'alal quraana robii'a qolbii, wa nuura shod'rii, wa jalaa khuznii, wadzahaaba hammii."
Artinya: Ya Allah, sungguh aku ini adalah hamba-Mu, anak dari hamba-Mu, anak dari hamba perempuan-Mu, ubun-ubunku ada di tangan-Mu, ketentuan-Mu berlaku pada diriku, keputusan-Mu adil terhadapku, Aku memohon kepada-Mu dengan semua nama yang merupakan milik-Mu, nama yang engkau lekatkan sendiri untuk menamai diri-Mu, atau yang Engkau ajarkan kepada seseorang di antara hamba-Mu, atau yang Engkau turunkan dalam kitab-Mu, atau yang Engkau khususkan untuk diri-Mu dalam ilmu ghaib di sisi-Mu, agar Engkau menjadikan Alquran sebagai penyejuk hatiku, cahaya dadaku, penghilang kesedihanku dan pelenyap keresahanku."
Selain melantunkan doa-doa di atas, penting bagi kita untuk memperbanyak ibadah, berdzikir dan berpikir positif di setiap waktunya. Semoga informasi ini bermanfaat.
Perasaan sedih dan gelisah ini membuat diri kita terpuruk dan terkadang melakukan hal-hal berlebihan yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain. Semestinya jika kita mengalami kesedihan mendalam sebaiknya mendekatkan diri kepada pada Allah SWT. agar hati dan pikiran kita dapat di tenangkan dan terjauh dari godaan setan. Membaca doa termasuk ibadah untuk membuat diri kita lebih tenang dan damai. Selain membaca doa, ada ibadah lain yang dilakukan untuk mengurangi rasa sedih. Berwudhu, salat dan membaca Alquran dapat membuat hati kita lebih tenang dan berharap masalah yang dihadapi bisa terselesaikan.
Mengalami keterpurukan memang hal yang wajar, tidak ada manusia yang terlepas dari perasaan tersebut, tapi jangan sampai berlarut-larut. Jika hal itu terjadi, ujung-ujungnya kita semakin meratapi diri, tenggelam dalam kesedihan, semakin mengasiani diri sendiri, dan bahkan menurunkan kepercayaan diri. Untuk itu, kamu dianjurkan untuk melantunkan doa kepada Allah SWT. memohon perlindungan.
Setiap sore, Rasulullah Muhammad SAW membaca doa untuk menentramkan hati. Doa tersebut tercantum dalm hadis riwayat Abu Daud, Tirmidzi, Ibnu Majah, dan lainnya. Berikut doanya.
"Allahumma bika amsaina, wa bika nahya, wa bika namutu, wa ilaikan nusyur"
"Ya Allah, dengan-Mu aku bersore hari, dengan-Mu kami hidup, dengan-Mu kami mati. Hanya kepada-Mu (kami) kembali."
Masi banyak lagi doa yang dapat kita panjatkan jika dalam keadan tidak tenang dan atau galau diantaranya, yaitu: "Allahumma inni 'abduka ibnu abdika ibnu ammatika naashiyatii biyadika, maa dli fiyya khukmuka, 'adlun fiyya qodloouka, as aluka bikullisminn huwa laka, sammaita bihi nafsaka, au 'allamtahu akhadann min kholqika, au anzaltahu fii kitaabika, awista'tsarta bihi fii 'ilmilghoibi 'indaka, antaj'alal quraana robii'a qolbii, wa nuura shod'rii, wa jalaa khuznii, wadzahaaba hammii."
Artinya: Ya Allah, sungguh aku ini adalah hamba-Mu, anak dari hamba-Mu, anak dari hamba perempuan-Mu, ubun-ubunku ada di tangan-Mu, ketentuan-Mu berlaku pada diriku, keputusan-Mu adil terhadapku, Aku memohon kepada-Mu dengan semua nama yang merupakan milik-Mu, nama yang engkau lekatkan sendiri untuk menamai diri-Mu, atau yang Engkau ajarkan kepada seseorang di antara hamba-Mu, atau yang Engkau turunkan dalam kitab-Mu, atau yang Engkau khususkan untuk diri-Mu dalam ilmu ghaib di sisi-Mu, agar Engkau menjadikan Alquran sebagai penyejuk hatiku, cahaya dadaku, penghilang kesedihanku dan pelenyap keresahanku."
Selain melantunkan doa-doa di atas, penting bagi kita untuk memperbanyak ibadah, berdzikir dan berpikir positif di setiap waktunya. Semoga informasi ini bermanfaat.

Komentar