Hukum pernikahan dalam Islam bervariasi tergantung kondisi individu, meliputi wajib (jika khawatir terjerumus zina dan mampu), sunnah (anjuran kuat bagi yang mampu), mubah (netral, boleh dan tidak boleh), makruh (jika tidak mampu memenuhi kewajiban), hingga haram (jika bertujuan merugikan atau melanggar syariat). Secara umum, pernikahan adalah ibadah kuat untuk memenuhi kebutuhan, menjaga kesucian, dan membangun keluarga, dengan dasar hukum dari Al-Qur'an dan Sunnah. “Pernikahan merupakan ikatan yang sakral dan abadi. Maka dari itu, Anda perlu memahami bagaimana kedudukan dan hukum pernikahan di mata agama dan negara agar bisa menjalani rumah tangga yang sakinah mawaddah warahmah.” Di Indonesia, hukum pernikahan diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam. Hukum pernikahan tersebut bertujuan untuk melindungi hak dan kewajiban suami dan istri. Secara umum, pernikahan dapat diartikan sebagai suatu ikatan lahir batin antara seorang laki-l...
Pentingnya mengajarkan bacaan doa kepada
anak bertujuan untuk menanamkan kebiasaan berdoa disaat hendak melakukan segala
aktivitas, dan mengajarkan serta mendidik anak-anak kita semenjak kecil untuk menjalankan perintah agama sangatlah bermanfaat bilah nanti anak kita sudah dewasa. Banyak anak yang masih berusia dini mampu menghafal beberapa macam
doa seperti doa sebelum makan maupun sesudah makan, walaupun dengan bahasa yang
masih terbata-bata dikarenakan belum fasih untuk berbicara.
Berikut ini adalah lafadz bacaan doa
sebelum dan sesudah makan atau minum beserta latin dan terjemahannya.

Mengajarakan doa kepada anak-anak sejak kecil memiliki banyak manfaat dan bilah ada dari kita yang sudah berasar masih ada yang belum hapal maka belajarlah sebelum terlambat, karena berdoa disetiap segalah sesuatu aktifitas kita sehari-hari memiliki banyak manfaat bagi kita.
Komentar