Melakukan dzikir dengan asmaul husna sangatlah banyak manfaatnya, setiap nama-namanya memiliki arti dan manfaatnya masing-masing untuk berdo’a memohon kepada nya atas apa yang di inginkan dan di harapkan. meskipun pada dasarnya memohon kepada nya tidaklah mewajibkan menyebut salah satu asma nya tertentu untuk tujuan tertentu, namun alangka baiknya memohon dengan yang maha kuasa dengan asma-asma nya yang memiliki arti dan makna berhubungan dengan apa yang kita mohon dan harapkan dengan zat yang maha sempurna. Dzikir dengan asma’ulhusna-asma’ulhusna memiliki banyak kasiatnya dan tidak perlu diragukan lagi, pada dasarnya setiap doa itu akan di ijabah karena keyakinan penyerahan diri kita kepada zat yang maha sempurna. Seperti yang disebutkan dalam hadis. “Aku mengikuti sangkaan hambaKu padaKu, jika sangkaannya baik maka baiklah yang didapatkan, jika sangkaannya buruk maka buruklah yang didapatkan” (HR Ahmad). Dari hadis tersebut telah dapat kita pokok dasarnya bahwa doa yang kita panjatka...
Prinsip-Prinsip pengginaan tanaman sebagai
obat diantaranya, yaitu:
- Memahami Penyakit. Seorang yang ingin menerapkan penggunaan tanaman sebagai obat harus memiliki pengetahuan yang jelas dan benarmengenai penyakit, proses perkembangan, sifat-sifatnya, dan cara pengobatan secara konvensional. Memahami kemungkinan sebab timbulnya penyakit, kemungkinan terkena serangan lagi maupun kemungkinan yang ditimbulkan untuk sembuh.
- Memahami Pasien. Ini sangat dibutukan supaya kita memehami sebab musababnya penyakit tersebut, riwayat terkena penyakit yang dihadapi seorang. pada saat ini pengobatan dapat dilakukan doagnosa (memahami penyakit, penyakit penyerta maupun komlikasinya jika ada). Mengetahui riwayat penyakit turunan, pola hidup, pola makan, masalah pisikologi dan lain-lain. Selain untuk memahami sebab musababnya penyakit, interaksi dengan paien sangat dubutukan untuk menunjang berhasilnya proses penyembuhan yaitu pengobatan sebagai motivator untuk sembuh pada diri pasien.
- Memahami Tanaman Obat. Kita harus memahami jenis-jenis tanaman obat secara umum manjur untuk pengobatan. pengenalan terutama kita lihat dari sisi efek farmakologi yang ditumbulkan tanaman obat tersebut, serta penggunaannya sebagai obat (dosis dan caranya). Selain itu perlu juga memahami efek sampingnya jika ada. pendekatan tanaman obat untuk pengobatan dapat kita lihat dari fungsinya yang antara lain dapat digunakan sebagai anti inflamasi (peradangan), anti toxis (racun), analgesik, anti piretik (turunkan panas), anti biotik, hemostatistik (hentikan pendarahan), stimulant organ, anti hipoglikemik, antineoplastik, dan lain-lain.
- Memahami Penggunaan Tanaman Obat Untuk Tiap Kasus Pasien Yang Dihadapi. Setelah kita memahami kondisi pasien, maka kita dapat merancang pengobatan bagi simtomnya (gejala) yang ditimbulkan, misal dara tinggi jadi harus tekanan darah diturunkan, kencing manis jadi gula darah diturunkan, kanker payudarah berdara jadi dikeringkan dan dihilangkan nyrinya dan lain-lain. Disamping itu juga merancang pengobatan untuk merekontruksi organ maupun jaringan yang berhubungan dengan penyakit tersebut. misal, kencing manis diobati pankreas, hati dan ginjalnya.
Terapi Pendukung. terapi pendukung untuk memaksimalkan pengobatan yang diterapkan, antara lain, yaitu pola makan, asupan gizi, serta juice therapy, perbaikan pola hidup (olaraga, istirahat, pikiran/relaksasi), akupresur, akupuntur, fisio therapy, water therapy dan lain-lain.

Komentar