Hukum pernikahan dalam Islam bervariasi tergantung kondisi individu, meliputi wajib (jika khawatir terjerumus zina dan mampu), sunnah (anjuran kuat bagi yang mampu), mubah (netral, boleh dan tidak boleh), makruh (jika tidak mampu memenuhi kewajiban), hingga haram (jika bertujuan merugikan atau melanggar syariat). Secara umum, pernikahan adalah ibadah kuat untuk memenuhi kebutuhan, menjaga kesucian, dan membangun keluarga, dengan dasar hukum dari Al-Qur'an dan Sunnah. “Pernikahan merupakan ikatan yang sakral dan abadi. Maka dari itu, Anda perlu memahami bagaimana kedudukan dan hukum pernikahan di mata agama dan negara agar bisa menjalani rumah tangga yang sakinah mawaddah warahmah.” Di Indonesia, hukum pernikahan diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam. Hukum pernikahan tersebut bertujuan untuk melindungi hak dan kewajiban suami dan istri. Secara umum, pernikahan dapat diartikan sebagai suatu ikatan lahir batin antara seorang laki-l...
Prinsip-Prinsip pengginaan tanaman sebagai
obat diantaranya, yaitu:
- Memahami Penyakit. Seorang yang ingin menerapkan penggunaan tanaman sebagai obat harus memiliki pengetahuan yang jelas dan benarmengenai penyakit, proses perkembangan, sifat-sifatnya, dan cara pengobatan secara konvensional. Memahami kemungkinan sebab timbulnya penyakit, kemungkinan terkena serangan lagi maupun kemungkinan yang ditimbulkan untuk sembuh.
- Memahami Pasien. Ini sangat dibutukan supaya kita memehami sebab musababnya penyakit tersebut, riwayat terkena penyakit yang dihadapi seorang. pada saat ini pengobatan dapat dilakukan doagnosa (memahami penyakit, penyakit penyerta maupun komlikasinya jika ada). Mengetahui riwayat penyakit turunan, pola hidup, pola makan, masalah pisikologi dan lain-lain. Selain untuk memahami sebab musababnya penyakit, interaksi dengan paien sangat dubutukan untuk menunjang berhasilnya proses penyembuhan yaitu pengobatan sebagai motivator untuk sembuh pada diri pasien.
- Memahami Tanaman Obat. Kita harus memahami jenis-jenis tanaman obat secara umum manjur untuk pengobatan. pengenalan terutama kita lihat dari sisi efek farmakologi yang ditumbulkan tanaman obat tersebut, serta penggunaannya sebagai obat (dosis dan caranya). Selain itu perlu juga memahami efek sampingnya jika ada. pendekatan tanaman obat untuk pengobatan dapat kita lihat dari fungsinya yang antara lain dapat digunakan sebagai anti inflamasi (peradangan), anti toxis (racun), analgesik, anti piretik (turunkan panas), anti biotik, hemostatistik (hentikan pendarahan), stimulant organ, anti hipoglikemik, antineoplastik, dan lain-lain.
- Memahami Penggunaan Tanaman Obat Untuk Tiap Kasus Pasien Yang Dihadapi. Setelah kita memahami kondisi pasien, maka kita dapat merancang pengobatan bagi simtomnya (gejala) yang ditimbulkan, misal dara tinggi jadi harus tekanan darah diturunkan, kencing manis jadi gula darah diturunkan, kanker payudarah berdara jadi dikeringkan dan dihilangkan nyrinya dan lain-lain. Disamping itu juga merancang pengobatan untuk merekontruksi organ maupun jaringan yang berhubungan dengan penyakit tersebut. misal, kencing manis diobati pankreas, hati dan ginjalnya.
Terapi Pendukung. terapi pendukung untuk memaksimalkan pengobatan yang diterapkan, antara lain, yaitu pola makan, asupan gizi, serta juice therapy, perbaikan pola hidup (olaraga, istirahat, pikiran/relaksasi), akupresur, akupuntur, fisio therapy, water therapy dan lain-lain.

Komentar