Hukum pernikahan dalam Islam bervariasi tergantung kondisi individu, meliputi wajib (jika khawatir terjerumus zina dan mampu), sunnah (anjuran kuat bagi yang mampu), mubah (netral, boleh dan tidak boleh), makruh (jika tidak mampu memenuhi kewajiban), hingga haram (jika bertujuan merugikan atau melanggar syariat). Secara umum, pernikahan adalah ibadah kuat untuk memenuhi kebutuhan, menjaga kesucian, dan membangun keluarga, dengan dasar hukum dari Al-Qur'an dan Sunnah. “Pernikahan merupakan ikatan yang sakral dan abadi. Maka dari itu, Anda perlu memahami bagaimana kedudukan dan hukum pernikahan di mata agama dan negara agar bisa menjalani rumah tangga yang sakinah mawaddah warahmah.” Di Indonesia, hukum pernikahan diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam. Hukum pernikahan tersebut bertujuan untuk melindungi hak dan kewajiban suami dan istri. Secara umum, pernikahan dapat diartikan sebagai suatu ikatan lahir batin antara seorang laki-l...
Wajib atas kaum muslimin menjauhi semua
perbuatan-perbuatan sihir dan mistik serta para pelakunya dan memusuhi mereka.
Untuk membentengi dan mengobati diri dari kejahatan sihir dan mistik.
Islam
telah mengajarkan umatnya dzikir dan doa-doa, di antaranya Dzikir setelah setiap
solat wajib, seperti membaca:
- Astagfirulloh 3x
- Subhanalloh 33x
- Alhamdulillah 33x
- Allohu Akbar 33x
- Ayat Kursi dan al-Mu`awwizat (al-Ikhlas, al-Falaq dan an-Nas).
- Khusus setelah solat Magrib dan subuh al-Mu`awwizat dibaca masing-masing 3x.
- Serta memulai setiap pekerjaan dengan membaca “bismillah”.
- Membaca al-Qur`an secara rutin. Terutama membaca surat al-Baqoroh di rumah.
- Membaca dzikir sebelum tidur dengan cara yang diajarkan Rosululloh, di antaranya: “Mengumpulkan dua telapak tangan. Lalu ditiup dan dibacakan: Qul Huwallohu Ahad (surat al-Ikhlash), Qul A’udzu bi Robbil Falaq (surat al-Falaq) dan Qul A’udzu bi Robbin Nas (surat an-Nas). Kemudian dengan dua telapak tangan mengusap tubuh yang dapat dijangkau dengannya. Dimulai dari kepala, wajah dan tubuh bagian depan sebanyak 3x”
- Merutinkan membaca isti`adzah sebanyak-Banyaknya.
- Perbanyak doa memohon kepada Alloh agar diberi kesembuhan.
- Mandi dengan air yang telah dicampur daun bidara.
- Persiapan: Siapkan 7 helai daun bidara hijau, dan seember air yang cukup untuk mandi.
- Cara seperti ini bisa dilakukan beberapa kali, sampai pengaruh sihirnya hilang.
Jika kita terkena sihir, maka ikhtiarlah
dengan melakukan hal-hal yang diajarkan Islam, di antara caranya:
- Baca: a-‘uudzu billahi minas syaitonir rojim lalu Bismillahirrohmanirrohim
- Ayat kursi (QS. al-Baqoroh: 255)
- QS. al-A’raf, dari ayat 117 sampai 122
- QS. Yunus, dari ayat 79 sampai 82
- QS. Toha, dari ayat 65 sampai 70
- Surat al-Kafirun, al-Ikhlas, al-Falaq, dan an-Nas
- Minumkan air tersebut di atas 3 kali (bias gunakan gelas kecil)
- Gunakan sisanya untuk mandi.
Ruqyah kemudian ditiupkan.
1. Daun bidara ditumbuk dan dimasukkan ke dalam
air yang telah disiapkan.
2. Baca ayat-ayat berikut di dekat air (di
luar kamar mandi):
Caranya: Baca surat al-Fatihah, ayat
Kursi, dua ayat terakhir surat al-Baqoroh, surat al- Ikhlas, al-Falaq, dan
an-Nas dengan mendekatkan kedua telapak tangan ke mulut selagi membacanya.
Dibaca sebanyak 3 kali, setiap kalinya ditiupkan ke kedua telapak tangan. Lalu
diusapkan ke bagian tubuh yang sakit atau ke seluruh tubuh.
Menghancurkan simpul sihir.
Cara ini adalah metode menghilangkan sihir
yang paling mujarab. Hanya saja, cara ini agak sulit dilakukan, karena harus
diketahui simpul sihir yang ditanam oleh dukun. Jika simpul sihir ini bisa
dihancurkan maka pengaruh sihir akan hilang total. Simpul ini bak pangkalan
militer bagi si dukun untuk menyihir objek sasaran. Jika simpul itu didapatkan
maka dibuka ikatannya (diurai) kemudian setelah diurai dimusnahkan (dibakar
atau lainnya). Jika tidak bias termusnahkan dengan cara ini maka uraian simpul
tersebut direndamkan di dalam air yang sudah dibacakan seperti yang disebutkan
di atas.
Sebagaimana terdapat riwayat yang shohih
dari Nabi bahwa beliau berdoa kepada Alloh tentang sumber sihir yang menimpa
beliau, kemudian Alloh SWT. tunjukkan bahwa pangkalnya ada di dalam sumur,
dengan rambut dan potongan sisir dibungkus mayang kurma jantan. Ketika benda
itu dikeluarkan, pengaruh sihir itu langsung hilang, seolah beliau baru
terbebas dari ikatan. Inilah metode yang paling ampuh untuk mengobati orang
yang terkena sihir. Seperti halnya menghilangkan sumber penyakit dalam tubuh.
Semoga sholawat dan salam senantiasa
tercurah atas Nabi Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

Komentar