Hukum pernikahan dalam Islam bervariasi tergantung kondisi individu, meliputi wajib (jika khawatir terjerumus zina dan mampu), sunnah (anjuran kuat bagi yang mampu), mubah (netral, boleh dan tidak boleh), makruh (jika tidak mampu memenuhi kewajiban), hingga haram (jika bertujuan merugikan atau melanggar syariat). Secara umum, pernikahan adalah ibadah kuat untuk memenuhi kebutuhan, menjaga kesucian, dan membangun keluarga, dengan dasar hukum dari Al-Qur'an dan Sunnah. “Pernikahan merupakan ikatan yang sakral dan abadi. Maka dari itu, Anda perlu memahami bagaimana kedudukan dan hukum pernikahan di mata agama dan negara agar bisa menjalani rumah tangga yang sakinah mawaddah warahmah.” Di Indonesia, hukum pernikahan diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam. Hukum pernikahan tersebut bertujuan untuk melindungi hak dan kewajiban suami dan istri. Secara umum, pernikahan dapat diartikan sebagai suatu ikatan lahir batin antara seorang laki-l...
Hujan adalah rahmat yang tidak ternilai
harganya dari Allah SWT. Kepada alam semesta, kerena hujan membawa manfaat yang
sangat besar dalam kehidupan di dunia ini. Sebagaimana diantaranya yang dapat
penulis sebutkan yang ada terdapat di dalam Al-Quraan manfaat hujan untuk segalah
sesuatu di dunia ini, yaitu: Dalam al-Quran Surat Az-Zukhruf, Allah memberikan
informasi bahwa hujan dinyatakan sebagai air yang diturunkan dalam “ukuran
tertentu”.
“Dan yang menurunkan air dari langit
menurut kadar (yang diperlukan) lalu kami hidupkan dengan air itu negeri yang
mati, seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari dalam kubur).” (QS: Az-Zukhruf
: 11).
Allah telah menurunkan hujan sebagai
rahmat di saat diperlukan oleh seluruh makhluk. Allah pula menurunkan hujan
agar banyak orang mendapat kegembiraan setelah bertahun-tahun hamper putus asa
menunggu. Karena itu, al-Quran menyebut hujan sebagai rahmat dan berkah, bukan
musibah.
Di antara keberkahan dan manfaat hujan
adalah manusia, hewan dan tumbuh-tumbuhan sangat memerlukannya untuk
keberlangsungan hidup, sebagaimana Allah Ta’ala berfirman: “Dan Dialah Yang
menurunkan hujan sesudah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmat-Nya. Dan
Dialah Yang Maha Pelindung lagi Maha Terpuji.” (QS: Asy-Syuura [41] : 28).
Dengan mengirim hujan-lah, Allah
menyuburkan tanaman-tanaman yang dibutuhkan manusia dan semua mahkluk yang
hidup di bumi, menumbukan pepohonan dan buah-buahan dan biji tanaman yang
dibutuhkan manusia. “Dan Kami turunkan dari langit air yang
penuh keberkahan lalu Kami tumbuhkan dengan air itu pohon-pohon dan biji-biji
tanaman yang diketam.” (QS: Qaaf (50) : 9).
Yang dimaksud keberkahan di sini adalah
turunnya hujan, lebih banyak melahirkan kebaikan (manfaat), daripada
mudharatnya (keburukan).
“Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu
yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?.” (QS. Al Anbiya’ (21) :
30).
Al Baghowi menafsirkan ayat ini, “Kami
menghidupkan segala sesuatu menjadi hidup dengan air yang turun dari langit
yaitu menghidupkan hewan, tanaman dan pepohonan. Air hujan inilah sebab
hidupnya segala sesuatu. (bersambung Hujan menjadi Musibah karena Kejahilan
Manusia).
Hujan memang memiliki manfaat yang sangat
besar dalam kehidupan ini, namun adakalahnya kita berharap agar hujan tidak
datang di waktu-waktu tertentu, namun bukan berarti kita tidak menginginkan
hujan datang melainkan di waktu tertentu itu agar hujan bisa tidak turun.
Karena banyak sebab-sebab tertentu kenapa kita berharap dan berdoa kepada Allah
SWT.
Agar hujan ditahan dulu untuk turun, disinilah penulis ingin berbagi
amalan atau dao untuk agar hujan dapat di tahan dulu di waktu-waktu yang kita
harapkan karena sebab-seban khusus, amalannya yaitu:
- Bacalah Al-Fateha 1x khususkan untuk nabi Muhammad SAW. Berserta keluarga dan sahabatnya.
- Bacalah Al-Fateha 1x khususkan untuk nabi Khidir
- Berdoa memohon agar hujan ditahan atau di pindakan dulu sehari maupun lebih sesuai waktu yang diharapkan.
- Lalu membaca surat Al-Ikhlas 11x, Al-Falak dan Annas 1x, ayat kursi 70x (pada setiap membaca 1x ayat kursi waktu lafas sampai wa-la yaudhuh ................... wahual alyyul adzim dibaca 7x)
Mungkin itulah amalan yang dapat penulis
berikan, semoga ilmu ini dapat bermanfaat dan mustajab, aaminn.
Semoga sholawat dan salam senantiasa
tercurah atas Nabi Muhammad SAW. keluarga dan para sahabatnya.

Komentar
πΎπΊπΎπΎπΊπΎπΌπΎ
πΎπΊπΊπΊπΊπΎπΊπΎ
πΎπΊπΎπΎπΊπΎπΊπΎ
πΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎ
ππππππππ
ππππππππ
ππππππππ